Picture

Picture

Sabtu, 14 Juli 2012

Jokowi-Ahok Jajaki Semua Calon Untuk Koalisi Putaran Kedua

JAKARTA – Tim sukses pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahja Purnama (Ahok), M Taufik mengungkapkan terus melakukan komunikasi untuk menjalin koalisi pada putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta, September mendatang. Meski demikian kata dia, sedari sudah kubunya telah bersama dengan pasangan manapun. Namun, kata dia belum ada komunikasi yang dilakukan secara formal.

“Kalau dari awal ada yang bersama-sama, tidak terlalu sulit untuk menjalin komunikasi, secara formal belum dilakukan,” ungkap Taufik saat berbincang dengan Okezone melalui telpon, Minggu (15/7/2012).

Menurut dia, semua calon pasti akan dijajaki untuk membangun koalisi tersebut. “Dijajaki semua ke calon, ke rakyat. secara formal belum. Informal sudah,” kata dia.

Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra ini secara mengejutkan memenangkan Pemilukada DKI putaran pertama dengan hasil suara sementara hampir 43%. Pasangan Jokowi-Ahok ini justru mengalahkan pasangan incumbent Fauzi Bowo (Foke)-Nachrawi Ramli (Nara) yang telah diusung 14 partai politik seperti Partai Demokrat, PAN, PKB, Hanura dan partai kecil non parlemen lainnya serta 144 ormas.

Sementara partai pengusung calon gubernur yang kemungkinan tidak lolos pada putaran kedua nanti antara lain, pengusung pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono yaitu Golkar dan PPP dan pengusung pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik J. Rachbini. Ketiga partai itu menjadi rebutan kedua pasangan Cagub DKI Jokowi versus Foke pada putaran kedua Pemilukada DKI Jakarta pada September mendatang.

Senin, 14 Mei 2012

Capres Harus Peroleh Dukungan Parlemen

JAKARTA (Suara Karya): Usulan parpol menengah di DPR yang meminta syarat pengajuan calon presiden atau presidential threshold (PT) diturunkan dalam revisi UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dinilai aneh dan berpotensi menggoyang stabilitas.
Dalam UU Pilpres, parpol yang mengajukan capres harus memenuhi syarat 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional di pemilu legislatif. Hal tersebut sebagai syarat keseimbangan kekuasaan sehingga presiden terpilih nantinya tidak main-main dan memiliki dukungan signifikan di *parlemen.
Demikian dikemukakan anggota Komisi II DPR yang juga Wakil Sekjen DPP Partai Golkar Nurul Arifin di gedung DPR, Jakarta, Senin (14/5).
"Golkar mengusulkan PT mesti tetap dua puluh persen. Kalau mengharapkan turun ke (di bawah) dua puluh persen, aneh, dong," ujar Nurul Arifin.
Menurut dia, syarat yang diatur dalam UU Pilpres sudah ideal. Alasannya, selain lebih menjamin stabilitas dan didukung parlemen, dengan syarat itu, maka jumlah capres nanti tidak terlalu banyak.
"Jadi, tidak terlalu memunculkan banyak calon sehingga tidak tawar-menawar politik. Golkar maunya dua puluh persen. Naiknya jadi dua puluh lima persen masih oke. Tapi, kalau tidak diubah, juga tidak apa-apa," ujarnya.
Sementara itu, usulan penurunan besaran PT disampaikan Fraksi Partai Hanura. Fraksi Hanura sepakat presidential threshold disamakan dengan angka parliamentary threshold yakni 3,5 persen.
Menurut Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR Saleh Husein, UU Pilpres seharusnya memberikan kebebasan kepada parpol mengusung capres.
Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR Abdul Malik Haramain mengatakan, terdapat tiga pilihan terkait batas suara atau jatah kursi bagi parpol untuk mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
Pertama, semua partai tanpa kecuali, baik yang lolos maupun yang gagal di ambang batas parlemen, tidak boleh mengusung calon. Kedua, partai yang lolos berapa pun perolehan suaranya dapat mengusung calon.
"Ketiga, seperti ide awal, ada ketentuan presidential threshold sebesar dua puluh persen bagi parpol yang mengusung calon presiden dan wapres dari satu partai maupun gabungan," ujar Abdul Malik.
Malik mengungkapkan, ketiga usulan itu didasarkan pada lima pertimbangan. Pertama, demi menjaga efektivitas pemerintahan, seorang presiden harus didukung mayoritas parlemen. "Jadi, seorang calon presiden harus jelas dulu mendapatkan dukungan di parlemen," ujar anggota Komisi II itu.
Kedua, presiden yang hanya diusung satu fraksi atau partai akan kesulitan dalam mengonsolidasi pemerintahannya. Ketiga, calon presiden harus melalui seleksi ketat dan benar-benar didukung lebih dari satu partai.
Keempat, pembatasan pasangan perlu dilakukan agar masyarakat lebih terukur dalam menentukan pilihan politik. Kelima, presidential threshold diperlukan agar munculnya pasangan adalah sungguh-sungguh alias bukan permainan belaka.
Sementara itu, seluruh anggota dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jawa Tengah solid mendukung Aburizal Bakrie (ARB) sebagai satu-satunya calon presiden dan tidak ada "pecah suara".
"Tidak ada 'pecah suara'. Di Jateng sangat solid," kata Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Jateng Noor Achmad di Semarang, Jawa Tengah, Senin (14/5).
Noor Achmad menegaskan, kebulatan suara itu sudah ditunjukkan dalam rapat pimpinan daerah (rapimda). Dukungan tersebut tidak hanya suara di tingkat pengurus, tetapi seluruh suara hingga tingkat bawah telah bulat mendukung Aburizal Bakrie atau ARB.
Nama Aburizal Bakrie sebagai calon presiden, menurut Noor Achmad, merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Golkar.
Ia menegaskan, suara di tingkat bawah tidak sekadar mengikuti hasil rapimnas, tetapi DPD Jateng juga menyebutkan nama dukungan capres, yakni Aburizal Bakrie.
"Kapasitas Pak Aburizal Bakrie sudah memenuhi dan hasil survei dukungan terhadap yang bersangkutan meningkat. Jika dilihat dari kemampuan memimpin negara, juga sangat mampu," katanya.
Terkait calon wakil presiden, Noor Achmad mengaku selama ini selalu ada usulan dari tingkat bawah. Akan tetapi, sampai saat ini belum muncul usulan dari DPD Partai Golkar Jateng.
"Untuk calon wakil presiden, belum ada usulan. Meski nanti penentunya adalah dari calon, kami selalu mengusulkan atau memberikan masukan," katanya.
Terkait kebulatan suara mendukung Aburizal Bakrie, juga diakui oleh Ketua DPD II Partai Golkar Kota Semarang Agung Priyambodo. "Sepenuhnya kami mendukung Aburizal Bakrie dan tidak ada pecah suara," kata Agung Priyambodo. (Rully/Antara/Pudyo S)



Minggu, 18 Maret 2012

Echinodermata

Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah. Lima atau enam kelas (enam bila Concentricycloidea dihitung) yang masih hidup sekarang mencakup
Asteroidea bintang laut: sekitar 1.500 spesies yang menangkap mangsa untuk makanan mereka sendiri
Concentricycloidea, dikenal karena sistem pembuluh air mereka yang unik dan terdiri dari hanya dua spesies yang baru-baru ini digabungkan ke dalam Asteroidea.
Crinoidea (lili laut): sekitar 600 spesies merupakan predator yang menunggu mangsa.
Echinoidea (bulu babi dan dolar pasir): dikenal karena duri mereka yang mampu digerakkan; sekitar 1.000 spesies.
Holothuroidea (teripang atau ketimun laut): hewan panjang menyerupai siput; sekitar 1.000 spesies.
Ophiuroidea (bintang ular dan bintang getas), secara fisik merupakan ekinodermata terbesar; sekitar 1.500 spesies.

Bentuk hewan yang sudah punah dapat diketahui dari fosil termasuk Blastoidea, Edrioasteriodea, Cystoidea, dan beberapa hewan Kambrium awal seperti Helicoplacus, Carpoidea, Homalozoa, dan Eocrinoidea seperti Gogia.

Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder. Larva bintang laut misalnya, masih menunjukkan keserupaan yang cukup besar dengan larva Hemichordata.

Banyak di antara anggotanya yang berperan besar dalam ekosistem laut, terutama ekosistem litoral pantai berbatu, terumbu karang, perairan dangkal, dan palung laut. Spesies bintang laut Pisaster ochraceus misalnya, menjadi predator utama di ekosistem pantai berbatu di pesisir barat Amerika Utara, spesifiknya mengendalikan populasi tiram biru (Mytilus edulis)sehingga spesies yang lain dapat menghuni pantai tersebut dan bivalvia tersebut tidak mendominansi secara berlebihan. Contoh lain adalah Acanthaster planci yang memakan polip karang di perairan Indo-Pasifik. Kendati sering dianggap desktruktif, ada beberapa teori yang mengatakan bahwa A. planci sebenarnya adalah predator yang penting untuk ekosistem terumbu karang, sehingga terjadi rekruitmen karang baru yang menggantikan koloni-koloni tua, juga mengurangi tekanan kompetisi antara satu spesies karang dengan yang lain.

Echinodermata mempunyai kemampuan untuk melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang, contohnya timun laut. Apabila timun laut merasa dirinya terancam, maka timun laut akan menyemprotkan organ tubuhnya agar mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri. Kelak, organ tubuh yang hilang akan tumbuh kembali
[sunting]
Klasifikasi

Echinodermata, seperti Chordata, adalah deuterostoma.
Domain Eukaryota
Filum Echinodermata
Subfilum Homalozoa Gill & Caster, 1960
Kelas Homostelea
Kelas Homoiostelea
Kelas Stylophora Gill & Caster, 1960
Kelas Ctenocystoidea Robison & Sprinkle, 1969
Subfilum Crinozoa
Kelas Eocrinoidea Jaekel, 1899
Kelas Paracrinoidea Regnéll, 1945
Kelas Cystoidea von Buch, 1846
Kelas Blastoidea
Kelas Crinoidea
Subfilum Asterozoa
Kelas Ophiuroidea
Kelas Asteroidea
Subfium Echinozoa
Kelas Helicoplacoidea
Kelas Edriosteroidea
Kelas Ophiocistioidea
Kelas Holothuroidea
Kelas Echinoidea Leske, 1778
[sunting]
Pranala luar Wikispecies mempunyai informasi mengenai
Echinodermata
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Echinodermata

The Echinoid Directory from the Natural History Museum.
Echinodermata from the Tree of Life Web Project.
Berkley taxonomy on the Echinodermata
[sunting]
Rujukan

Francis J.R. dan Elizabeth J.R. Binatang Laut dan Echinodermata Lain. Ilmu Pengetahuan Populer, ISBN 979-8087-53-4

[sembunyikan]
l · b · s
Regnum Animalia

Makhluk Hidup • Eukariotik • Metazoa • Heterotrof • Keanekaragaman Hayati

Avertebrata Porifera Calcarea • Hexactinellida • Demospongiae

Ctenophora Tentaculata • Nuda

Cnidaria Hydrozoa • Scyphozoa • Anthozoa

Platyhelminthes Turbellaria • Trematoda • Cestoda • Monogenea

Nematoda Ascaris lumbricoides • Ancylostoma • Enterobius vermicularis • Wuchereria bancrofti • Trichinella spiralis • Heterodera radicicola

Annelida Polychaeta • Oligochaeta • Hirudinea

Mollusca Polyplacophora • Gastropoda • Pelecypoda • Scaphopoda • Cephalopoda

Artropoda Crustacea • Chelicerata • Myriapoda • Hexapoda

Echinodermata Asteroidea • Ophiuroidea • Echinoidea • Holothuroidea • Crinoidea


Vertebrata Chordata Acraniata Urochordata • Cephalochordata • Hemichordata

Craniata Pisces (Agnatha • Chondrichthyes • Osteichthyes) • Amphibia • Reptilia • Aves • Mammalia

Minggu, 12 Februari 2012

Valentine

Senin, 13/02/2012 06:48 WIB
Sambut Valentine, BRI Tawarkan Bunga KPR Murah 7,5% 
Herdaru Purnomo - detikFinance


Browser anda tidak mendukung iFrame
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menawarkan program khusus pada menyambut hari Valentine, 14 Februari yakni dengan memberikan bunga murah Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

"Ini merupakan program spesial dari Bank BRI untuk kita-kita yang ingin memiliki rumah impian bersama orang tersayang. Dimana DP (down payment) ringan mulai 10% bebas biaya administrasi," kata Corporate Secretary BRI Muhammad Ali kepada detikFinance di Jakarta, Senin (13/2/2012).

Dijelaskan Ali, KPR Valentine ini berbunga ringan dengan beberapa pilihan bagi nasabah. Pertama, bunga 7,5% fixed 2 tahun pertama. Dan pilihan kedua yakni bunga 9,75% fixed tiga tahun pertama dengan tahun ke-4 dan ke-5 bunganya tidak lebih dari 10%.

"Program ini akan berlangsung sampai dengan 29 Februari 2012. Nasabah bisa memiliki rumah sendiri maupun bersama pasangan (join financing)," kata Ali.

Program KPR murah sebelumnya juga diberikan oleh Bank Central Asia (BCA), yakni dengan suku bunga 7,5%. Namun kemudian BCA menghentikan program KPR murah tersebut karena membludaknya permintaan. Program KPR murah tersebut sebelumnya telah membantu kredit BCA hingga menembus Rp 200 triliun.

(dru/qom)

Sabtu, 04 Februari 2012

Pilot Pesawat Lion Air

Pilot Hisap Sabu, Lion Air Janji Perketat Pengawasan

Lion Air menyatakan prihatin atas kasus tertangkapnya pilot maskapai penerbangannya yang kedapatan mengkonsumsi sabu. Lion Air berjanji untuk lebih mengawasi pegawainya.

Rabu, 18 Januari 2012

extra kurikuler

kegiatan exskul pada hari ini sangat dan cukup tegang, karena ada lagu yang membuat diri kita terbang melayang-layang, hehehehe

dan ada juga yang bingung buka blognya, (ada yang e-mailnya salah lah' passwordnya keganti lah, belum vertifikasi lah, ada juga yang bajunya ketinggalan_(lhow kok sampe situ hhehe)_
tapi seru kok, buat hari ini good luck for all,,

Kamis, 12 Januari 2012

MADING KELAS X-2

sekarang ini anak-anak X-2 sedang melaksanakan sarasehan, mereka sedang membuat mading pada hari ini