Picture
Sabtu, 14 Juli 2012
Senin, 14 Mei 2012
Capres Harus Peroleh Dukungan Parlemen
JAKARTA (Suara Karya): Usulan parpol menengah di DPR yang meminta syarat
pengajuan calon presiden atau presidential threshold (PT) diturunkan
dalam revisi UU No 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dinilai aneh
dan berpotensi menggoyang stabilitas.
Dalam UU Pilpres, parpol yang mengajukan capres harus memenuhi syarat
20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional di pemilu
legislatif. Hal tersebut sebagai syarat keseimbangan kekuasaan sehingga
presiden terpilih nantinya tidak main-main dan memiliki dukungan
signifikan di *parlemen.
Demikian dikemukakan anggota Komisi II DPR yang juga Wakil Sekjen DPP
Partai Golkar Nurul Arifin di gedung DPR, Jakarta, Senin (14/5).
"Golkar mengusulkan PT mesti tetap dua puluh persen. Kalau mengharapkan
turun ke (di bawah) dua puluh persen, aneh, dong," ujar Nurul Arifin.
Menurut dia, syarat yang diatur dalam UU Pilpres sudah ideal. Alasannya,
selain lebih menjamin stabilitas dan didukung parlemen, dengan syarat
itu, maka jumlah capres nanti tidak terlalu banyak.
"Jadi, tidak terlalu memunculkan banyak calon sehingga tidak
tawar-menawar politik. Golkar maunya dua puluh persen. Naiknya jadi dua
puluh lima persen masih oke. Tapi, kalau tidak diubah, juga tidak
apa-apa," ujarnya.
Sementara itu, usulan penurunan besaran PT disampaikan Fraksi Partai
Hanura. Fraksi Hanura sepakat presidential threshold disamakan dengan
angka parliamentary threshold yakni 3,5 persen.
Menurut Sekretaris Fraksi Partai Hanura DPR Saleh Husein, UU Pilpres
seharusnya memberikan kebebasan kepada parpol mengusung capres.
Anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR Abdul Malik Haramain
mengatakan, terdapat tiga pilihan terkait batas suara atau jatah kursi
bagi parpol untuk mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil
presiden.
Pertama, semua partai tanpa kecuali, baik yang lolos maupun yang gagal
di ambang batas parlemen, tidak boleh mengusung calon. Kedua, partai
yang lolos berapa pun perolehan suaranya dapat mengusung calon.
"Ketiga, seperti ide awal, ada ketentuan presidential threshold sebesar
dua puluh persen bagi parpol yang mengusung calon presiden dan wapres
dari satu partai maupun gabungan," ujar Abdul Malik.
Malik mengungkapkan, ketiga usulan itu didasarkan pada lima
pertimbangan. Pertama, demi menjaga efektivitas pemerintahan, seorang
presiden harus didukung mayoritas parlemen. "Jadi, seorang calon
presiden harus jelas dulu mendapatkan dukungan di parlemen," ujar
anggota Komisi II itu.
Kedua, presiden yang hanya diusung satu fraksi atau partai akan
kesulitan dalam mengonsolidasi pemerintahannya. Ketiga, calon presiden
harus melalui seleksi ketat dan benar-benar didukung lebih dari satu
partai.
Keempat, pembatasan pasangan perlu dilakukan agar masyarakat lebih
terukur dalam menentukan pilihan politik. Kelima, presidential threshold
diperlukan agar munculnya pasangan adalah sungguh-sungguh alias bukan
permainan belaka.
Sementara itu, seluruh anggota dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
Partai Golkar Jawa Tengah solid mendukung Aburizal Bakrie (ARB) sebagai
satu-satunya calon presiden dan tidak ada "pecah suara".
"Tidak ada 'pecah suara'. Di Jateng sangat solid," kata Wakil Ketua DPD
I Partai Golkar Jateng Noor Achmad di Semarang, Jawa Tengah, Senin
(14/5).
Noor Achmad menegaskan, kebulatan suara itu sudah ditunjukkan dalam
rapat pimpinan daerah (rapimda). Dukungan tersebut tidak hanya suara di
tingkat pengurus, tetapi seluruh suara hingga tingkat bawah telah bulat
mendukung Aburizal Bakrie atau ARB.
Nama Aburizal Bakrie sebagai calon presiden, menurut Noor Achmad,
merupakan hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Partai Golkar.
Ia menegaskan, suara di tingkat bawah tidak sekadar mengikuti hasil
rapimnas, tetapi DPD Jateng juga menyebutkan nama dukungan capres, yakni
Aburizal Bakrie.
"Kapasitas Pak Aburizal Bakrie sudah memenuhi dan hasil survei dukungan
terhadap yang bersangkutan meningkat. Jika dilihat dari kemampuan
memimpin negara, juga sangat mampu," katanya.
Terkait calon wakil presiden, Noor Achmad mengaku selama ini selalu ada
usulan dari tingkat bawah. Akan tetapi, sampai saat ini belum muncul
usulan dari DPD Partai Golkar Jateng.
"Untuk calon wakil presiden, belum ada usulan. Meski nanti penentunya
adalah dari calon, kami selalu mengusulkan atau memberikan masukan,"
katanya.
Terkait kebulatan suara mendukung Aburizal Bakrie, juga diakui oleh
Ketua DPD II Partai Golkar Kota Semarang Agung Priyambodo. "Sepenuhnya
kami mendukung Aburizal Bakrie dan tidak ada pecah suara," kata Agung
Priyambodo. (Rully/Antara/Pudyo S)
Minggu, 18 Maret 2012
Echinodermata
Filum Echinodermata (dari bahasa Yunani untuk kulit berduri) adalah sebuah filum hewan laut yang mencakup bintang laut, Teripang, dan beberapa kerabatnya. Kelompok hewan ini ditemukan di hampir semua kedalaman laut. Filum ini muncul di periode Kambrium awal dan terdiri dari 7.000 spesies yang masih hidup dan 13.000 spesies yang sudah punah. Lima atau enam kelas (enam bila Concentricycloidea dihitung) yang masih hidup sekarang mencakup
Asteroidea bintang laut: sekitar 1.500 spesies yang menangkap mangsa untuk makanan mereka sendiri
Concentricycloidea, dikenal karena sistem pembuluh air mereka yang unik dan terdiri dari hanya dua spesies yang baru-baru ini digabungkan ke dalam Asteroidea.
Crinoidea (lili laut): sekitar 600 spesies merupakan predator yang menunggu mangsa.
Echinoidea (bulu babi dan dolar pasir): dikenal karena duri mereka yang mampu digerakkan; sekitar 1.000 spesies.
Holothuroidea (teripang atau ketimun laut): hewan panjang menyerupai siput; sekitar 1.000 spesies.
Ophiuroidea (bintang ular dan bintang getas), secara fisik merupakan ekinodermata terbesar; sekitar 1.500 spesies.
Bentuk hewan yang sudah punah dapat diketahui dari fosil termasuk Blastoidea, Edrioasteriodea, Cystoidea, dan beberapa hewan Kambrium awal seperti Helicoplacus, Carpoidea, Homalozoa, dan Eocrinoidea seperti Gogia.
Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder. Larva bintang laut misalnya, masih menunjukkan keserupaan yang cukup besar dengan larva Hemichordata.
Banyak di antara anggotanya yang berperan besar dalam ekosistem laut, terutama ekosistem litoral pantai berbatu, terumbu karang, perairan dangkal, dan palung laut. Spesies bintang laut Pisaster ochraceus misalnya, menjadi predator utama di ekosistem pantai berbatu di pesisir barat Amerika Utara, spesifiknya mengendalikan populasi tiram biru (Mytilus edulis)sehingga spesies yang lain dapat menghuni pantai tersebut dan bivalvia tersebut tidak mendominansi secara berlebihan. Contoh lain adalah Acanthaster planci yang memakan polip karang di perairan Indo-Pasifik. Kendati sering dianggap desktruktif, ada beberapa teori yang mengatakan bahwa A. planci sebenarnya adalah predator yang penting untuk ekosistem terumbu karang, sehingga terjadi rekruitmen karang baru yang menggantikan koloni-koloni tua, juga mengurangi tekanan kompetisi antara satu spesies karang dengan yang lain.
Echinodermata mempunyai kemampuan untuk melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang, contohnya timun laut. Apabila timun laut merasa dirinya terancam, maka timun laut akan menyemprotkan organ tubuhnya agar mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri. Kelak, organ tubuh yang hilang akan tumbuh kembali
[sunting]
Klasifikasi
Echinodermata, seperti Chordata, adalah deuterostoma.
Domain Eukaryota
Filum Echinodermata
Subfilum Homalozoa Gill & Caster, 1960
Kelas Homostelea
Kelas Homoiostelea
Kelas Stylophora Gill & Caster, 1960
Kelas Ctenocystoidea Robison & Sprinkle, 1969
Subfilum Crinozoa
Kelas Eocrinoidea Jaekel, 1899
Kelas Paracrinoidea Regnéll, 1945
Kelas Cystoidea von Buch, 1846
Kelas Blastoidea
Kelas Crinoidea
Subfilum Asterozoa
Kelas Ophiuroidea
Kelas Asteroidea
Subfium Echinozoa
Kelas Helicoplacoidea
Kelas Edriosteroidea
Kelas Ophiocistioidea
Kelas Holothuroidea
Kelas Echinoidea Leske, 1778
[sunting]
Pranala luar Wikispecies mempunyai informasi mengenai
Echinodermata
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Echinodermata
The Echinoid Directory from the Natural History Museum.
Echinodermata from the Tree of Life Web Project.
Berkley taxonomy on the Echinodermata
[sunting]
Rujukan
Francis J.R. dan Elizabeth J.R. Binatang Laut dan Echinodermata Lain. Ilmu Pengetahuan Populer, ISBN 979-8087-53-4
[sembunyikan]
l · b · s
Regnum Animalia
Makhluk Hidup • Eukariotik • Metazoa • Heterotrof • Keanekaragaman Hayati
Avertebrata Porifera Calcarea • Hexactinellida • Demospongiae
Ctenophora Tentaculata • Nuda
Cnidaria Hydrozoa • Scyphozoa • Anthozoa
Platyhelminthes Turbellaria • Trematoda • Cestoda • Monogenea
Nematoda Ascaris lumbricoides • Ancylostoma • Enterobius vermicularis • Wuchereria bancrofti • Trichinella spiralis • Heterodera radicicola
Annelida Polychaeta • Oligochaeta • Hirudinea
Mollusca Polyplacophora • Gastropoda • Pelecypoda • Scaphopoda • Cephalopoda
Artropoda Crustacea • Chelicerata • Myriapoda • Hexapoda
Echinodermata Asteroidea • Ophiuroidea • Echinoidea • Holothuroidea • Crinoidea
Vertebrata Chordata Acraniata Urochordata • Cephalochordata • Hemichordata
Craniata Pisces (Agnatha • Chondrichthyes • Osteichthyes) • Amphibia • Reptilia • Aves • Mammalia
Asteroidea bintang laut: sekitar 1.500 spesies yang menangkap mangsa untuk makanan mereka sendiri
Concentricycloidea, dikenal karena sistem pembuluh air mereka yang unik dan terdiri dari hanya dua spesies yang baru-baru ini digabungkan ke dalam Asteroidea.
Crinoidea (lili laut): sekitar 600 spesies merupakan predator yang menunggu mangsa.
Echinoidea (bulu babi dan dolar pasir): dikenal karena duri mereka yang mampu digerakkan; sekitar 1.000 spesies.
Holothuroidea (teripang atau ketimun laut): hewan panjang menyerupai siput; sekitar 1.000 spesies.
Ophiuroidea (bintang ular dan bintang getas), secara fisik merupakan ekinodermata terbesar; sekitar 1.500 spesies.
Bentuk hewan yang sudah punah dapat diketahui dari fosil termasuk Blastoidea, Edrioasteriodea, Cystoidea, dan beberapa hewan Kambrium awal seperti Helicoplacus, Carpoidea, Homalozoa, dan Eocrinoidea seperti Gogia.
Echinodermata adalah filum hewan terbesar yang tidak memiliki anggota yang hidup di air tawar atau darat. Hewan-hewan ini juga mudah dikenali dari bentuk tubuhnya: kebanyakan memiliki simetri radial, khususnya simetri radial pentameral (terbagi lima). Walaupun terlihat primitif, Echinodermata adalah filum yang berkerabat relatif dekat dengan Chordata (yang di dalamnya tercakup Vertebrata), dan simetri radialnya berevolusi secara sekunder. Larva bintang laut misalnya, masih menunjukkan keserupaan yang cukup besar dengan larva Hemichordata.
Banyak di antara anggotanya yang berperan besar dalam ekosistem laut, terutama ekosistem litoral pantai berbatu, terumbu karang, perairan dangkal, dan palung laut. Spesies bintang laut Pisaster ochraceus misalnya, menjadi predator utama di ekosistem pantai berbatu di pesisir barat Amerika Utara, spesifiknya mengendalikan populasi tiram biru (Mytilus edulis)sehingga spesies yang lain dapat menghuni pantai tersebut dan bivalvia tersebut tidak mendominansi secara berlebihan. Contoh lain adalah Acanthaster planci yang memakan polip karang di perairan Indo-Pasifik. Kendati sering dianggap desktruktif, ada beberapa teori yang mengatakan bahwa A. planci sebenarnya adalah predator yang penting untuk ekosistem terumbu karang, sehingga terjadi rekruitmen karang baru yang menggantikan koloni-koloni tua, juga mengurangi tekanan kompetisi antara satu spesies karang dengan yang lain.
Echinodermata mempunyai kemampuan untuk melakukan regenerasi bagian tubuhnya yang hilang, contohnya timun laut. Apabila timun laut merasa dirinya terancam, maka timun laut akan menyemprotkan organ tubuhnya agar mendapatkan kesempatan untuk melarikan diri. Kelak, organ tubuh yang hilang akan tumbuh kembali
[sunting]
Klasifikasi
Echinodermata, seperti Chordata, adalah deuterostoma.
Domain Eukaryota
Filum Echinodermata
Subfilum Homalozoa Gill & Caster, 1960
Kelas Homostelea
Kelas Homoiostelea
Kelas Stylophora Gill & Caster, 1960
Kelas Ctenocystoidea Robison & Sprinkle, 1969
Subfilum Crinozoa
Kelas Eocrinoidea Jaekel, 1899
Kelas Paracrinoidea Regnéll, 1945
Kelas Cystoidea von Buch, 1846
Kelas Blastoidea
Kelas Crinoidea
Subfilum Asterozoa
Kelas Ophiuroidea
Kelas Asteroidea
Subfium Echinozoa
Kelas Helicoplacoidea
Kelas Edriosteroidea
Kelas Ophiocistioidea
Kelas Holothuroidea
Kelas Echinoidea Leske, 1778
[sunting]
Pranala luar Wikispecies mempunyai informasi mengenai
Echinodermata
Wikimedia Commons memiliki galeri mengenai:
Echinodermata
The Echinoid Directory from the Natural History Museum.
Echinodermata from the Tree of Life Web Project.
Berkley taxonomy on the Echinodermata
[sunting]
Rujukan
Francis J.R. dan Elizabeth J.R. Binatang Laut dan Echinodermata Lain. Ilmu Pengetahuan Populer, ISBN 979-8087-53-4
[sembunyikan]
l · b · s
Regnum Animalia
Makhluk Hidup • Eukariotik • Metazoa • Heterotrof • Keanekaragaman Hayati
Avertebrata Porifera Calcarea • Hexactinellida • Demospongiae
Ctenophora Tentaculata • Nuda
Cnidaria Hydrozoa • Scyphozoa • Anthozoa
Platyhelminthes Turbellaria • Trematoda • Cestoda • Monogenea
Nematoda Ascaris lumbricoides • Ancylostoma • Enterobius vermicularis • Wuchereria bancrofti • Trichinella spiralis • Heterodera radicicola
Annelida Polychaeta • Oligochaeta • Hirudinea
Mollusca Polyplacophora • Gastropoda • Pelecypoda • Scaphopoda • Cephalopoda
Artropoda Crustacea • Chelicerata • Myriapoda • Hexapoda
Echinodermata Asteroidea • Ophiuroidea • Echinoidea • Holothuroidea • Crinoidea
Vertebrata Chordata Acraniata Urochordata • Cephalochordata • Hemichordata
Craniata Pisces (Agnatha • Chondrichthyes • Osteichthyes) • Amphibia • Reptilia • Aves • Mammalia
Minggu, 12 Februari 2012
Valentine
Senin, 13/02/2012 06:48 WIB
Sambut Valentine, BRI Tawarkan Bunga KPR Murah 7,5%
Herdaru Purnomo - detikFinance
"Ini merupakan program spesial dari Bank BRI untuk kita-kita yang ingin memiliki rumah impian bersama orang tersayang. Dimana DP (down payment) ringan mulai 10% bebas biaya administrasi," kata Corporate Secretary BRI Muhammad Ali kepada detikFinance di Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dijelaskan Ali, KPR Valentine ini berbunga ringan dengan beberapa pilihan bagi nasabah. Pertama, bunga 7,5% fixed 2 tahun pertama. Dan pilihan kedua yakni bunga 9,75% fixed tiga tahun pertama dengan tahun ke-4 dan ke-5 bunganya tidak lebih dari 10%.
"Program ini akan berlangsung sampai dengan 29 Februari 2012. Nasabah bisa memiliki rumah sendiri maupun bersama pasangan (join financing)," kata Ali.
Program KPR murah sebelumnya juga diberikan oleh Bank Central Asia (BCA), yakni dengan suku bunga 7,5%. Namun kemudian BCA menghentikan program KPR murah tersebut karena membludaknya permintaan. Program KPR murah tersebut sebelumnya telah membantu kredit BCA hingga menembus Rp 200 triliun.
(dru/qom)
Sambut Valentine, BRI Tawarkan Bunga KPR Murah 7,5%
Herdaru Purnomo - detikFinance
Browser anda tidak mendukung iFrame
<a href='http://openx.detik.com/delivery/ck.php?n=a3db6179&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE' target='_blank'><img src='http://openx.detik.com/delivery/avw.php?zoneid=31&amp;cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE&amp;n=a3db6179' border='0' alt='' /></a>
Jakarta - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menawarkan program khusus pada menyambut hari Valentine, 14 Februari yakni dengan memberikan bunga murah Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)."Ini merupakan program spesial dari Bank BRI untuk kita-kita yang ingin memiliki rumah impian bersama orang tersayang. Dimana DP (down payment) ringan mulai 10% bebas biaya administrasi," kata Corporate Secretary BRI Muhammad Ali kepada detikFinance di Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dijelaskan Ali, KPR Valentine ini berbunga ringan dengan beberapa pilihan bagi nasabah. Pertama, bunga 7,5% fixed 2 tahun pertama. Dan pilihan kedua yakni bunga 9,75% fixed tiga tahun pertama dengan tahun ke-4 dan ke-5 bunganya tidak lebih dari 10%.
"Program ini akan berlangsung sampai dengan 29 Februari 2012. Nasabah bisa memiliki rumah sendiri maupun bersama pasangan (join financing)," kata Ali.
Program KPR murah sebelumnya juga diberikan oleh Bank Central Asia (BCA), yakni dengan suku bunga 7,5%. Namun kemudian BCA menghentikan program KPR murah tersebut karena membludaknya permintaan. Program KPR murah tersebut sebelumnya telah membantu kredit BCA hingga menembus Rp 200 triliun.
(dru/qom)
Sabtu, 04 Februari 2012
Pilot Pesawat Lion Air
Pilot Hisap Sabu, Lion Air Janji Perketat Pengawasan
Lion Air menyatakan prihatin atas kasus tertangkapnya pilot maskapai penerbangannya yang kedapatan mengkonsumsi sabu. Lion Air berjanji untuk lebih mengawasi pegawainya.
Rabu, 18 Januari 2012
extra kurikuler
kegiatan exskul pada hari ini sangat dan cukup tegang, karena ada lagu yang membuat diri kita terbang melayang-layang, hehehehe
dan ada juga yang bingung buka blognya, (ada yang e-mailnya salah lah' passwordnya keganti lah, belum vertifikasi lah, ada juga yang bajunya ketinggalan_(lhow kok sampe situ hhehe)_
tapi seru kok, buat hari ini good luck for all,,
dan ada juga yang bingung buka blognya, (ada yang e-mailnya salah lah' passwordnya keganti lah, belum vertifikasi lah, ada juga yang bajunya ketinggalan_(lhow kok sampe situ hhehe)_
tapi seru kok, buat hari ini good luck for all,,
Kamis, 12 Januari 2012
MADING KELAS X-2
sekarang ini anak-anak X-2 sedang melaksanakan sarasehan, mereka sedang membuat mading pada hari ini
Menganalisis Sebab anak bisa tertidur di dalam kelas
ada anak yang sedang belajar tiba-tiba dia tertidur dengan lelapnya, entah apa yang mereka rasakan, yang penting dia tertidur sangat enak sekali,
contohnya
contohnya
Kegiatan anak mueha
Hari ini Anak Kelas X-2 SMA MUH 2 Solo sedang asyik mengikuti kegiatan Extra kurikuler Internet, materi pertama adalah membuat blog menggunakan Blogger, ternyata ada yang dapat membuat dengan cepat tapi ada yang tidak dapat login karena lupa password
Langganan:
Postingan (Atom)

