JAKARTA – Tim sukses pasangan Joko Widodo
(Jokowi)-Basuki Tjahja Purnama (Ahok), M Taufik mengungkapkan terus
melakukan komunikasi untuk menjalin koalisi pada putaran kedua
Pemilukada DKI Jakarta, September mendatang. Meski demikian kata dia,
sedari sudah kubunya telah bersama dengan pasangan manapun. Namun, kata
dia belum ada komunikasi yang dilakukan secara formal.
“Kalau dari awal ada yang bersama-sama, tidak terlalu sulit untuk
menjalin komunikasi, secara formal belum dilakukan,” ungkap Taufik saat
berbincang dengan Okezone melalui telpon, Minggu
(15/7/2012).
Menurut dia, semua calon pasti akan dijajaki untuk membangun koalisi
tersebut. “Dijajaki semua ke calon, ke rakyat. secara formal belum.
Informal sudah,” kata dia.
Pasangan yang diusung PDI Perjuangan dan Gerindra ini secara mengejutkan
memenangkan Pemilukada DKI putaran pertama dengan hasil suara sementara
hampir 43%. Pasangan Jokowi-Ahok ini justru mengalahkan pasangan
incumbent Fauzi Bowo (Foke)-Nachrawi Ramli (Nara) yang telah diusung 14
partai politik seperti Partai Demokrat, PAN, PKB, Hanura dan partai
kecil non parlemen lainnya serta 144 ormas.
Sementara partai pengusung calon gubernur yang kemungkinan tidak lolos
pada putaran kedua nanti antara lain, pengusung pasangan Alex
Noerdin-Nono Sampono yaitu Golkar dan PPP dan pengusung pasangan Hidayat
Nur Wahid-Didik J. Rachbini. Ketiga partai itu menjadi rebutan kedua
pasangan Cagub DKI Jokowi versus Foke pada putaran kedua Pemilukada DKI
Jakarta pada September mendatang. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar